83th

but this one rascal
keep reminding me
of things i wanted to forget

little did you know,
u re slowly pushing me 
away from you
and letting me
lost in that place.

it is supposed to be 
US
against 
THE WORLD.

nah
let me carry this exanimate body
enjoying every single dramas
cause we got so little time here
silently, i'm counting days
to finish
everything '.'

84th

2 years syndrome
this little piece of mine, wanted to go home
but she forgot that
it is fully occupied, that is no longer hers.

after all this while,
after all this while
after all this while

I THOUGHT I WAS HAPPIER

dont call my name
even if in my dreams
u appear like an angel
my heart beats faster
something i forgot how it feels 

i hated u for a reason
;
i ha t e m y s e l f
i promise to let u stay in peace

goodbye 



85th

Rasa yang dipeti kan
Tangis yang dibotol kan
Kata yang dibeku kan

Menyelinap singgah seketika
Hari ini.

Seketika itu aku kelemasan
Sesakku lelah menahan tangisan
Sekian kalinya ngeri semalam jadi imbasan
Hati.Mata.Lidah ; cekalkan.

Hari ini.
Singgahan sementara itu cuma peringatan
---
Yang kau cuma ada kau,
Sama seperti dulu--
Luahlah pada ramai 
Siapa yang mengerti,
Sama seperti dulu--

86th

Berhenti berlagak manis
Lali sudah aku merasa
Kejung lidah payau tekak
Tidak lut lagi dengan kemanisan kata

Tidak akan bisa kau 
Mempengaruhi jiwa manusia kental

Mungkin dia atau dia
Akan tertunduk lemah

Namun tidak aku.

Jadi,
Berhenti jadi murah.

(Julai,2013)



87th

Lewat November itu, terdengar aku rintihannya.
"Gamitlah kamu sejenak, sebelum Disember menderu"
Jeda.
Andainya libasan jam terjeda ketika khayal jagaku mengingatimu
Bakal berkecamuk lah putaran bumi seketika

Namun, mimpi.
Bahkan lenaku diuliti hadirmu tidak lelah minit saat berganti
Pastinya terhapuslah mimpi impiku kamu di realiti

"Gamitlah kamu sejenak, sebelum Disember mendesah"

Taruh.
Aku pertaruhkan anyaman memori silam sebagai asbab kepulanganmu
Mungkin dengan rangkulan kesetiaan kau ke mari kepadaku

Namun, ilusi.
Aku berandaian bisikan naluri mampu beri notis bertalu
Tidak mustahil selamanya aku terperangkap dalam gerimis ilusi.

Bakal, Pastinya, Mungkin, Tidak mustahil.
Terdengar aku rintihannya, lewat November itu.

-------------------

"The Type" by Sarah Kay

Because we are more than an answer to somebody else's question, so I hope by sharing this gorgeous piece will make us more inspired day by day. Her words touched me, I hope yours will,too-


If you grow up the type of woman men want to look at,
You can let them look at you,
But do not mistake eyes for hands or windows or mirrors.
Let them see what a woman looks like.
They may have not ever seen one before.

If you grow up the type of woman men want to touch,
You can let them touch you.
Sometimes, it is not you that they are reaching for.
Sometimes it is a bottle, a door, a sandwich, a Pulitzer - another
woman.
But their hands found you first.
Do not mistake yourself for a guardian or a muse or a promise or a
victim or a snack.
You are a woman - skin and bones, veins and nerves, hair and sweat.
You are not made out of methapors, not apologies, not excuses.

If you grow up the type of woman men want to hold,
You can let them hold you.
All day they practice keeping their bodies upright.
Even after all this evolving it still feels unnatural.
Still strains the muscles, hold firms the arms and spine.
Only some men will want to learn what it feels like to curl
themselves into a question mark around you,
Admit they do not have the answers they thought they would by now.
Some men will want to hold you like the answer.
You are not the answer.
You are not the problem.
You are not the poem or the punch-line or the riddle or the joke.

Woman, if you grow up the type men want to love,
You can let them love you.
Being loved is not the same thing as loving.
When you fall in love, it is discovering the ocean after years of puddle jumping.
It is realizing you have hands.
It is reaching for the tightrope when the crowds have all gone home.

Do not spend time wondering if you are the type of woman men will hurt
If he leaves you with a car alarm heart, you learn to sing along.
It is hard to stop loving the ocean even after it has left you gasping,salty.
So forgive yourself for the decisions you have made.
The one you still call mistakes when you tuck them in at night 
and know this:
Know you are they type of woman who is searching for a place to call yours.
Let the statues crumble.
You have always been the place.
You are a woman who can build it yourself.
You are born to build.

88th

Suatu hari itu
aku mohon pada Tuhan
sampaikan aku pada gebu awan

Namun seketika
"nanti dulu" , pintaku

Bekalkan aku ilham
Bekalkan aku pelangi
Bekalkan aku seni

biar singgahan julung kali itu melakar salju
yang mendinginkan jiwa mati penghuni bumi-

(2014)

89th

Sewaktu dia kau panggil teman,
lantas dipetakan selembar panduan
yang dilengkapi jalan menuju ke dasar hatimu.

Sewaktu dia kau panggil teman,
lantas diabdikan seluruh derianya
agar berupaya memenuhi setiap naluri insanmu.

Sewaktu dia kau panggil teman,
telah disatukan kudratnya menelusuri lopak lecak kehidupan
demi sebuah kefahaman yang telus dan ikhlas.

Sewaktu dia kau panggil teman,
dipaksikan sulaman langkahnya seiringan rentakmu
moga setiap ranjau itu ditemani sentuhan kehadirannya.

Maka mengertilah
dia-
akan setia berdiri disitu
selagi dia kau masih panggil teman.

90th

Peminat abjadmu dalam samar gelita
Halus seni menggoda lalu terperkosa jiwa
Dinodai dek susunan berimaginatif
yang wangi dan mengasyikkan
Makna dipersembahkan terserap dan membina

Awan jujur melambai di langit senyum
Matahari bergilir bulan dihias bintang
Masih dadah itu dibelek,biar ketagih!
Biar khayal dalam lautan gubahan si licik
kerana setiap bancuhan 
-Ada warna terlakar
-Ada misteri perlu diterjemah
Ada segalanya--

Yang menggelocakkan setiap deria
Menjadi peminat tanpa bicara.

-------------------

#Tiga Pesanan Keramat


Ambo ingek laii.....
Omak ambo becerito
Kato inyo
" niniek posan..iduik awak ger berniniek bermamak"
Ambo ingek laii
Ambo ingek laiii.....
Datuok ambo becerito
Kato inyo
" omak posan..sayang adiek der muoh..tengok2 an inyo"
Ambo ingek laiii
Ambo ingek laiii...
Niniek ambo becerito
Kato inyo
" omak posan...sayang abang kauu der muoh..tanak an inyo nasik..tanak an inyo nasik"
Ambo ingek laiii
TIGA PESANAN KERAMAT !!
Tiga pesanan keramat dari nenek moyang
Hayati lah setiap yg tersirat
" iduik awak ger berniniek bermamak"
HORMATI lah yang lebih tua
MENGADU lah kpd mereka
kerana mereka lebih arif lebih bijaksana
" sayang adiek der muoh..tengok2 an inyo"
AMBIL PEDULI !.. kepada yang lebih muda
kerana mereka masih mentah masih hijau
" tanak an inyo nasik..tanak an inyo nasik...sayang abang der muoh "
BERBAKTI lah BERJASA lah kepada mereka yg telah menabur budi...
3 PESANAN KERAMAT....
Di ikat...di simpul..menjadi SATU
Ia ada lah.....
S I L A T U R R A H I M.

*This poem was written by my beloved mom for our Family Day.
My first experience sharing the same stage with my beloved Queen.
So now, you know from whom I inherited this hobby.
Alhamdulillah.




91th

Ada kisah seorang perempuan
yang sukar menerima kenyataan

dikatanya; teman cuma yang laki-laki
sekaumnya ditolak tepi, dihiris hati
dilihat semula hakikatnya memang tiada
sekaumnya mahu bertemankan dia

dijajanya; terasa hati bukan mainannya
tidak akan terjumpa dalam kamus hidupnya
kerana kematangannya melampaui rasa
namun yang hairannya; kerap kali menangis sendiri
melayan sepi, dek belahan hati oleh manusia

Terkadang dia hidup dalam fantasinya; gembira
terkadang berpura, bila tersedar tentang realiti,
segera melitupi dengan menistakan sekelilingnya-

Biar dilihat dia teguh, kekal ampuh
Bangun mahu dijulang, biarkan sekelilingnya dilihat hina.

tetapi akan hakikatnya; dia masih dalam mayanya/


-------------------

Maafkan saya untuk puisi seterusnya
mungkin lebih banyak sinis dan nista
sarkastik dan menghiris
bukan apa, saya manusia
selalu saja ilham datang tika emosi berperang
realitinya cuba dijaga setiap kata dan rasa
mungkin dari setiap bait selepas ini 
lebih menjelaskan setiap luka

Walaubagaimanapun, terima kasih untuk semua jasad jasad yang melonggokkan secangkir ilham buat saya.
Tanpa rasa yang berbeza beza yang diberi, pena kelu kering dan tak bermaya.
Jangan terasa atau terambil hati, emosi saya cuma kadang-kadang.
Biasalah, manusia.

 Wassalam.

92th

Seorang dewi kayangan yang sedikit demi sedikit sedang menjinak
mencuba menukar diri menjadi sesuatu
yang bukan dari azalinya bukan sesuatu seperti dia
agar seluruh jagatraya memberi sepintas mata buatnya

Bukan cuba untuk berdiskriminasi
akan tetapi ia disimpulkan seperti parasit
sedikit demi sedikit menjamah manisan bersembunyian
sedikit demi sedikit merenggut dunia berselukkan

Lantas asalannya menjadi sebuah pertikaian
dari mana orang bangsat diangkat ke bangsawan?
mungkin benar ada salah menilai
mungkin benar ada cuai menabal

usah memijak semut, kerana akan terlihat
usah menghenyak gajah, kerana akan terbabas
nurani suci, ketulenan dijaga
agar kemuliaan hakiki terserlah sendiri.


ya Allah, ampunkan dosaku menulis puisi ini.


-------------------



The sense of movement;
The song of lunch;
Human chain;
Jubilee lines;

For all the blessings,
All praise belongs to Allah.

93th

Cebisan puisi kelmarin yang dijedakan
telah menjadi sekatan buat rasa seterusnya
demi dingin pekat malam yang suram
tinta dihidupkan bersama ilham yang berselerakkan
lantas digagahkan mengutip dan mencanting
setiap satunya agar lubuk hati terluah

Biar bertemankan samar samar cahaya
Biar bertemankan sayup sayup dengkuran

Asal titik pekat yang mencemari nuraga dihapus
bersama gubahan emosi yang menikam

Hendak diutarakan entahkan ada memberi seperca masa
Ke akhirnya dijengkelkan; buang masa
lalu memutuskan biar diberi tunai daripada Tuhan
kepada sang manusia berlagak raja-




94th

Mana mungkin aku ini kau kata curang
dikhabar jalang
sedangkan pada siapa aku mahu curang
pada siapa mahu menjalang?

sedikit pun aku tidak mahu
biarkan tubuh didedah
dari lunyaian desir api

yang membawa aku

hingga ke neraka.

yang menghumban aku

jauh dari syurga.


(2013)

95th

Nyata rasa itu makin tidak relevan
kerana edisinya cuma satu hari
yang kononnya mekar bercambah
bila auranya acapkali menampil diri

namun tetap tenggelam jua

kerana
bila setiap yang menerjah itu
seperti memberi sekelumit rasa
agar dongengan perasaan sebelumnya
wajar dihapuskan.

(2013)

96th

Dan pujangga itu bicarakan;
"Celaka yang paling celaka, bila di tengah ramai, apa yang kau rasa,
Masih seorang."

Dan di mula saat itu;

Bermacam dan berbagai di akalan
yang diciptakan aku
wahid dimensi berbeza
bertemankan si kecil dan si besar; hati
--Monolog.

Menzahir kontra antara raga sendiri
dengan sekeliling
nyata ligat bermain
hingga terjaga dari lena.

Dan di mula saat itu;

Panahan petir bertalu talu
menyesakkan dada
merumitkan minda
terhimpun segala rasa

Sedarlah dari leka dan alpa.
Bangkitlah ke asalan jejak.
Hapuskan daki kotoran jiwa.
Ini semua sementara cuma.



97th

Kala segala cakerawala menguliti rutin kebiasaan
anak itu memakukan jasad di ruang empat segi
juga melakukan rutinnya
--mendengar bicara dinding

mencari halusinasi, sepi sendiri

kemudiannya sepasang kakinya dibawa ke deretan tangga
yang hala turunnya menuju ke sekitaran kuning;;
penghuninya sudah mengemudi bahtera

terkandas dan terkilan, lalu berkeputusan
untuk ke pangkuan dinding

dan 
Kembali berhalusinasi.

98th

Aku lepaskan jasad bermandikan kedangkalan kamu
biar terbang bebas melayari setiap kata
sungguh tidak aku kisahkan, aku turutkan
sedang kebenaran itu sengaja kamu diamkan

Ketebalan cinta sayang menjangkau rasa
iyakan dan endahkan beliung menyampai
helah indah juga aku kekal berteguhkan
walau kebenaran itu sudah menampakkan

Di tanya aku kepada malaikat akan kamu
izin kan jasad aku ke malakut
mahu bawanya dia,
belainya bersama gumpalan sayang

Jauhkan kita dari tipu dunia
biarkan aku berpaksikan kepercayaan
hanya untuk kamu
asalkan kawan, terurai tidak ikatan

Yang demikian;
Kerana sebuah kepercayaan, aku lepaskan.